“Sedekah itu seikhlasnya” kalimat itu biasanya yang saya gunakan kalo diminta sumbangan. “Maksudnya seikhlasnya apa sih pak” tanya temen saya, “kalo ada uang ya ngasih kalo gak ada uang ya jangan dipaksakan”, jawab saya. ” sering sedekah?” tanya temen saya, ” ya karena jarang punya uang ya jarang”, jawab saya. ” Lagian juga kalo punya uang kalo ngasihnya gak ikhlas percuma aja gak ada pahalanya”, saya nambahin. Lain waktu, “Pak ada mobil keliling yang suka minta sumbangan tuh di depan rumah”, kata anak saya, “Bilangin gak ada “, jawab saya. “Belum tentu dananya juga bener disalurkan jangan2 dipake sendiri, daripada ngasihnya gak ikhlas mendingan gak usah aja” kata hati saya. Lain waktu lagi, “Pak nih ada edaran dari Panitia Pembangunan Mesjid di kompleks Bapak diminta jadi donatur untuk pembangunan Mesjid”, kata istri saya. “Males ah, nyumbang pake diumumin segala, itu riya namanya nanti gak ikhlas jadinya”, jawab saya. Kata “ikhlas” menjadi senjata pamungkas saya sebagai tameng untuk tidak memberi. Percuma memberi kalo gak ikhlas, dan sialnya ikhlas itu lama banget datangnya ke diri saya sehingga bertahun tahun saya menjadi orang yang jarang memberi. Pertemuan saya dengan komunitas TDA di Milad 3 yang menghadirkan Ustad Lihan mengubah pola pikir saya dalam bersedekah. Buku2 dan ceramah Ustad Yusuf Mansur serta tulisan Ippho Santosa banyak memberi wawasan baru mengenai nilai2 sedekah. Untuk bersedekah sebenarnya gak usah nunggu ikhlas dulu, lakukan aja sesering mungkin. Bisa saja dalam 10 kali kita bersedekah yang 6 tidak ikhlas awalnya tapi masih lumayan ada 4 yang ikhlas. Dan kalo sering bersedekah lama2 akan jadi kebiasaan sehingga Nilai ikhlasnya sudah lebih banyak lagi yang pada akhirnya nanti bersedekah itu sudah menjadi kebiasaan sehari2. Kalo bersedekah ada unsur riya juga lakukan aja, toh yang rugi diri kita sendiri kalo yang menerima sih masih bisa merasakan kebahagian. Lumayan masih tidak merugikan orang lain. Semua kegiatan yang baik memang awalnya harus dipaksa dulu sambil jalan diharapkan kesadaran mulai muncul. Coba simak; Sholat itu harus khusyu, memang kalo gak khusyu gak usah sholat? Puasa itu harus bisa menjaga hawa nafsu, memang kalo gak bisa menjaga hawa nafsu gak usah puasa? Bukannya lebih baik; Sholat aja dulu nanti juga lama2 bisa khusyu Puasa aja dulu nanti juga lama2 bisa menahan hawa nafsu Sedekah aja dulu nanti juga lama2 bisa ikhlas….. Jadi untuk bersedekah ternyata gak usah nunggu ikhlas dulu yang penting lakukan saja jangan dipikir jangan dihitung……Just Action !!!

Salam berbagi

Ato Sunarto

Iventaris KPPM

IVENTARIS KPPM YANG DI IMPIKAN

IVENTARIS KPPM YANG DI IMPIKAN

Dunia kerja sedang membutuhkan SDM yang handal. Sulit memang mendapatkan kriteria seperti itu. Banyak sumber daya manusia yang berijazah sarjana, tapi karena sedikit kompetensi yang di miliki, sehingga mencari kerja itu dirasa susah. Semua serba komputerisasi. Oklah kalau begitu. Kami segenap KPPM bersedia memberikan training sesuai yang dibutuhkan. Karena kami belum mempunyai LAB sendiri, kami layani dengan cara training private. Tapi bisa saja membuat kelas reguler maksimal 10 orang, tapi dengan catatan peserta membawa laptop sendiri. Training yang kami tawarkan berupa Microsoft Office ( Windows, Word, Excel dan PowerPoint ), OpenOffice ( Writer, Calc dan Impress ), Internet Using, Desain Web Standard, Membuat Blog dengan WordPress, Video Editing, Adobe Photoshop, Macromedia Freehand dan Corel Draw. Biaya murah dan sangat terjangkau. Semua hasil dari pemasukan training akan kami masukan sepenuhnya kedalam Kas KPPM. Karena misi kami diataranya yaitu ingin mencerdaskan anak bangsa. Tawaran ini berlaku untuk semua lapisan masyarakat, khususnya untuk segenap Pemuda Madureso, atau masyarakat Madureso yang ingin berkembang. Kami tunggu….

HASIL KREASI ANAK BANGSA, ANAK MADURESO

Sesuai dengan hasil rapat KPPM yang sudah diputuskan, ini desain kartu nama yang telah di buat oleh Tarom. Silahkan teman-teman lihat dan komentari, apa yang harus dibenahi. Untuk logo memang tidak kapasang diatas ( sebelah tulisan ) karena sudah ada logo yang tranparansi. Tapi kalau memang dianggap bagus, nanti kami kasih logo kppm di atas. Karena desain ini belum bersifat final. Silahkan temen-temen memberi masukan dan saya tunggu masukannya. Untuk teman-teman yang ingin mengetahui informasi hasil rapat perdana KPPM di tahun 2010 ini, akan kami infokan secepatnya. Biasa belum aktifnya sekretaris baru KPPM…hehehe.

Salam Kompak Selalu.

Ini desain kartunya, silahkan diklik imagenya untuk memperbesar tampilan

Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un

TUKANG BATU YANG KONSISTEN

Telah meninggal dunia pada hari Senin tanggal 4 Januari 2010 di rumah duka desa Madureso yaitu bapak GOJIN atau lebih dikenal dengan bapak Tukang Batu sekitar jam 07:00 WIB, disebabkan sakit. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Alloh SWT, diampuni dosanya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan ketawakalan, menambahkan kekuatan Iman dan Islamnya, amin. Segenap anggota KPPM dan pengelola web madureso turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas Meninggalnya bapak GOJIN.

Alhamdulillah acara baksos dan pengajian dalam rangka peringatan tahun baru islam 1431 sudah terlaksana. Karena faktor kerjaan yang belum memungkinkan, sampai saat ini beritanya belum dimuat. Mohon maaf, dan ini kami tampilkan dulu untuk gambar-gambar hasil kegiatannya. Untuk beritanya nanti menyusul

Ayo BerbagiAlhamdulillah, rasa Syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT, karena dengan RahmatNya rapat agenda KPPM berjalan dengan lancar. Walaupun hanya di hadiri oleh sebagian anggota KPPM, tapi tidak mengurangi semangat berjuang kami untuk kemajuan umat, khususnya masyarakat desa Madureso. Agenda rapat pada malam minggu tanggal 14 November 2009, yang bertempat disekretariat KPPM Jl. Mampang Prapatan Raya Jakarta Selatan adalah membahas tentang agenda final syiar 1 Muharram 1431 H. Yang lebih penting lagi rapat pada malam Minggu itu dihadiri oleh dua perwakilan dari blok Sanggrahan yaitu saudara Eko Sistono dan Nur Ma’arif. Ini adalah suatu hal yang sangat menggembirakan, mengharukan dan menyenangkan pastinya, karena KPPM sudah mulai merapat kesegala dukuh yang ada di desa Madureso, yaitu Pangkalan, Guyangan dan Sanggrahan. Misi kami untuk membuka skat antar blok Alhamdulillah di Ridhoi Alloh SWT dengan hadirnya teman kita tersebut. Harapan baik dari kami selaku anggota KPPM, semoga kedepan pemuda Madureso akan lebih Solid, toleran, berjiwa sosial serta berakhlakul karimah,amin. Lepas dari semua itu, ini adalah tanggung jawab yang tidak ringan. Tapi dengan kebersamaan semua akan jadi indah dan mudah. Manfaatkan hidup anda untuk berbuat baik, selagi masih diberi kesempatan.

Hasil rapat final pada malam Minggu di Jakarta tersebut, adalah BAKSOS berupa sembako untuk masyarakat yang dirasa membutuhkan sekali di desa Madureso. Sesuai hasil rapat dan kesepakatan yang akan dibagikan sembako yaitu dukuh Pangkalan, Guyangan dan Sanggrahan. Total estimasi penerima sembako berjumlah 150 orang dengan estimasi perpaket jika di nominalkan dalam bentuk uang sekitar Rp. 30.000 yang berisi Beras 2 Kg, minyak goreng 1 Kg, gula 1 Kg, mie instan 5 bungkus. Sebelum sembako di bagikan akan ada pengajian dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1431 H. Semua hasil rapat KPPM di jakarta, tentunya akan di sosialisasikan dengan segenap masyarakat di Madureso khususnya anggota takmir masjid dan pemerintahan desa. Karena tanpa dukungan dari mereka agenda ini sulit terealisasi. Acara tersebut Insya Alloh akan berpusat di Masjid Asassut-Taqwa dukuh Pangkalan desa Madureso pada hari Minggu tanggal 20 Desember 2009. Di usahakan semua anggota KPPM yang tergabung bisa menghadiri pentingnya agenda dan acara ini.Yang menghadiri rapat pada malam tersebut adalah saudara Tukiran, Tarom, Udin, Seful, Ipin tanpa Upin, Muh kakange Asin, Eko dan Arif. Saudara Agus Setyadi selaku koordinator dari blok Guyangan konfirmasi tidak bisa hadir karena ada hal yang tidak bisa di tinggalkan. Saat ini yang sementara sedang kami tunggu pemuda blok Sanggrahan untuk bisa bergabung bersama KPPM adalah:

  • Eko Sistono ( Insya Alloh gabung )
  • Nur Ma’arif ( Insya Alloh gabung )
  • Ahmad Khudori
  • Khotim Fuadi
  • Musolihin
  • Pujianto
  • Dwi Purnomo
  • Khamim
  • Heru Kurniawan
  • Agus Setiawan
  • Andri Setiawan
  • Yulianto
  • Ridho Rhoma
  • Ghori
  • Aik/Ahmad Sufik

Itulah nama-nama di atas yang saat ini dalam satu rumpun blok Sanggrahan yang telah direkomendasikan oleh saudara Eko dan Arif. Harapan baik kami tentunya bisa bergabung, demi desa tercinta kita Madureso. Untuk mekanisme acaranya nanti menyusul dan Insya Alloh akan kamu publish di web ini. Apa saja dan seperti apa struktur acaranya?kita tunggu saja.

Baiklah teman-teman semua pengunjung web Madureso. Disini kami akan memberikan sedikit gambaran bagaimana membuat editan video/image sederhana menggunakan Ulead 9.0. Pastikan di komputer anda sudah terinstal software tersebut.

Langkah-Langkahnya

  • Buka ulead 9.0 lewat menu start => All Programs => Ulead Videostudio 9.0 => klik Ulead Videostudio 9. Atau lihat seperti tampak pada gambar dibawah ini:langakah1
  • Lalu akan muncul pilihan seperti dibawah ini, pilihlah menu VideoStudio Editor langkah 2
  • Setelah anda memilih menu VideoStudio Editor seperti nampak gambar diatas, anda sudah disajikan halaman untuk siap mengedit baik video atau photo kenangan atau bahkan image yang lainnya. Inilah contoh gambar halaman dibawah ini yang akan membawa anda untuk bisa berkreasi sendiri.langkah 3

Komunitas Pemuda Peduli Madureso bersedia memberikan jasa pengeditan video pernikahan, sunatan, dan lain sebagainya dengan kompensasi yang terjangkau. Kami juga bisa memberikan training secara private, kelompok dan tentu dengan biaya yang terjangkau pula. Setelah selesai mengikuti pembelajaran ini, anda akan dijamin bisa mengedit video atau image yang lainnya hingga bisa diputar di player dengan diburn dulu memakai Nero.

Anda berminat silahkan menghubungi kami melalui blog Madureso ini. Terima Kasih.

Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un

Taslim

Kenangan Indah Bersama Pak Taslim

Telah meninggal dunia pada hari Kamis tanggal 5 November 2009 di rumah duka desa Madureso yaitu bapak Taslim atau lebih dikenal dengan bapak Golim sekitar jam 07:00 WIB, disebabkan kecelekaan kesetrum listrik. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Alloh SWT, diampuni dosanya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan ketawakalan, menambahkan kekuatan Iman dan Islamnya, amin. Segenap anggota KPPM dan pengelola web madureso turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa ini.

SEKILAS TENTANG PAK TASLIM

 

Beliau adalah pak Taslim, atau mungkin yang lebih dikenal di Madureso dengan sebutan pak Golim. Aktifitas hariannya adalah salah satu guru di Madrasah Ibtidaiyah Muhamadiyah Madureso sebagai guru komputer, instruktur drumband, olah raga dll. Disamping sebagai guru beliau juga aktif di kantor desa sebagai KADUS. Bertani juga pekerjaan yang digelutinya, luar biasa. Guru yang penuh dedikasi ini meninggalkan satu orang istri dan satu orang anak. Selamat jalan Pak Taslim, semoga anak didik yang engkau tinggalkan, akan meneruskan segala perjuangan dan pengabdian yang telah engkau berikan. Selamat jalan pak Taslim, semangat pengabdianmu akan tumbuh didada kami, untuk mengikuti jejakmu. Selamat jalan guruku, semoga kerinduan Alloh padamu menempatkan bapak ditempat yang di RidhoiNya,amin

Halaman Berikutnya »