Kaos rame-rame

Kaos rame-rame

STRUKTUR KEPENGURUSAN KPPM 2010

TENTANG Komunitas Pemuda Peduli Madureso ( KPPM )

logo kppm

logo kppm

Komunitas Pemuda Peduli Madureso adalah lembaga sosial milik masyarakat desa Madureso yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana infaq bulanan dan lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Kelahirannya berawal dari empati kolektif komunitas Pemuda yang ada di perantauan yang banyak berinteraksi dengan masyarakat miskin, sekaligus kerap jumpa dengan kaum kaya. Digagaslah manajemen galang kebersamaan dengan siapapun yang peduli kepada nasib dhuafa khususnya di desa Madureso. Empat belas orang asli Madureso yaitu Muhtarom Sayid Aqilla, Ahwasin, Tukiran, Saiful, Udin, Roni, Ifin, Lukman, Amad Mudasir, Muh Potor, Misbah, Andard, Ronald, Syahid dan teman-teman yang sudah tidak aktif diperantauan, ada juga dari luar masyarakar Madureso berpadu sebagai Pendiri dan penggerak lembaga independen Komunitas Pemuda Peduli Madureso.
AWAL KEHADIRAN

Kaos KPPM

Kaos KPPM

Sejak seringnya pemuda Madureso yang khususnya di daratan Jakarta suka berkumpul melepas kangen sesama masyarakat Madureso dibelahan Mampang Jakarta Selatan, tepatnya di tempat Tarom bekerja, lahirlah uneg-uneg dari beberapa teman. Bagaimana caranya agar kita bisa berguna buat masyarakat, khususnya untuk desa kita sendiri yaitu desa Madureso tercinta. Untuk bisa menciptakan itu semua, setiap Pemuda yang ada diperantauan diwajibkan menginfakan sebagian rizkinya demi kepentingan umat. Kepentingan kegiatan sosial untuk Madureso, atau mungkin untuk mengembangkan pendidikan agama untuk anak-anak Madureso. Akhirnya lahirlah kesepakatan bahwa setiap pemuda dikenakan infaq minimal Rp.20.000 dan maksimal tidak terbatas setiap habis gajian. Dana tersebut disalurkan langsung kepada dhuafa yang kerap dijumpai disaat pulang kampung, atau langsung disalurkan lewat kegiatan sosial seperti acara 1 Muharram dan sebagainya. Dengan manajemen dana yang dilakukan pada waktu tidak tentu, karena faktor kerjaan atau faktor gaji yang hanya pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari di tanah rantau, tentu saja penghimpunan maupun pendayagunaan dana tidak dapat maksimal. Tapi kita selalu berusaha untuk selalu bisa menginfakan sebagian harta yang kita miliki. Walau kadang ada beberapa yang memang tidak bisa. Dan itu tidak mejadi masalah, karena memang komitmen sejak awal bahwa infaq ini jangan jadi paksaan tapi jadi komitmen untuk kepentingan akherat dan umat.
Dalam sebuah kegiatan di Lembaga Pendidikan Nurul Fikri di Jakarta, beberapa pemuda Madureso menyaksikan aktivitas pemberdayaan kaum miskin yang didanai karyawan. Dengan menyisihkan gaji, karyawan membantu masyarakat miskin. Aktivitas sosial yang telah dilakukan sambilan di lingkungan Lembaga dan sekitarnya inilah yang menumbuhkan motivasi pemuda untuk mengikuti jejaknyadan terdorong untuk dikembangkan. Kalau belum bisa untuk masyarakat luas, minimal untuk desa kami sendiri yaitu desa Madureso. Akhirnya tanpa banyak basa-basi lagi, perkumpulan pemuda Madureso kita namakan Komunitas Pemuda Peduli Madureso ( KPPM ). Kenapa dinamakan demikian?karena komunitas sementara ini adalah murni pemuda desa Madureso. Apakah kegiatan sosial ini hanya berlaku untuk masyarakat Madureso?untuk sementara begitu. Tapi kalau memang nantinya bisa berkembang dan sudah mendapatkan tempat dihati para dermawan atau donatur, bukan tidak mungkin kegiatan sosial ini berlaku buat seluruh masyarakat yang memang membutuhkan.
Saat pertama pemuda Madureso ketemu dan sharing pengalaman, masyarakat sedang dilanda krisis ekonomi yang berkepanjangan. Sesuai dengan niat awal kami, hadirnya Komunitas Pemuda Peduli Madureso untuk lebih bisa mengembangkan sayapnya, lebih legal untuk mencari sumber dana demi sejahteranya masyarakat, tentunya ingin mendapatkan pengakuan resmi dari jajaran pemerintahan desa Madureso. Dan nanti bisa mendapat rujukan untuk bisa mendapatkan legalitas dari CAMAT Kuwarasan. Atau bisa mendapat tembusan ke Kabupaten Kebumen. Sehingga Komunitas Pemuda Peduli Madureso ( KPPM ) bersifat LEGAL.

VISI, MISI, TUJUAN, PRINSIP DASAR DAN GRAND STRATEGI KPPM

VISI KAMI
Bertekad menumbuh kembangkan jiwa dan meringankan beban hidup masyarakat yang bertumpu pada sumber daya lokal melalui sistem yang adil dan seihsan mungkin.
MISI

  • Membangun diri menjadi Komunitas Pemuda yang berfungsi sebagai lokomotif gerakan pemberdayaan masyarakat.
  • Menumbuhkembangkan jaringan pemuda peduli masyarakat.
  • Membangun jiwa dan pola pikir Pemuda lebih kearah yang positif
  • Memperjuangkan paradigma kesosialan yang hampir menghilang.
  • TUJUAN

  • Meningkatnya efektivitas desa.
  • Meluasnya pemahaman, penerimaan dan pelaksanaan masyarakat berkeadilan.
  • Meningkatnya pendayagunaan aset masyarakat melalui bantuan dari sarana pendidikan.
  • Tercapainya kesejahteraan komunitas sasaran.
  • PRINSIP DASAR

  • Prinsip moral
  • jujur, amanah, ihsan

  • Prinsip kedudukan lembaga
  • transparan, dapat dipertanggungjawaban, profesional, berdayaguna dan berhasil guna, berorientasi pada perbaikan terus menerus

  • Prinsip pengembangan
  • inovatif, kreatif, berorientasi pada social entrepreneurship dan investasi sosial

  • Prinsip Hati
  • Semua bukan semata-mata ingin dilihat bergaya, tapi orientasi kami lebih kepada kepentingan akheratnya

    4 Tanggapan to “Sekilas KPPM”

    1. agus sty Says:

      Sebentar lagi Idul Fitri,ayo donk disusun acara KPPM.biar tambah sipp gitu loch…!

      1. SYUKUR Says:

        Gue dukung dari jauh. Semoga “KPPM LEBIH BAIK” . Salam untuk semua yang berkecimpung di KPPM.Semoga visi, misi serta tujuannya tercapai. Amin.
        Madureso:Anda mau bergabung?ditunggu secepatnya

    2. LINA NURNGAENI Says:

      Assalamu’alaikum

      Aku cuma pengen kasih saran aja..
      Menurutku dalam penulisan-penulisan artikel,alangkah baiknya lebih di desain lagi n di hias agar lebih menarik…
      Dari segi wallpaper,jenis tulisan n yang laenya..
      Jawaban Madureso: Terima kasih sarannya, dan kami mengharap mba lina bisa jadi kontributor mengenai artikel/infonya

    3. mustofingah Says:

      Bagaimana cara mengirim infaqnya..?mengingat sy sekarang jauh dari kampung halaman
      Madureso: Bisa ditransfer ke nomor rekening kami. Dengan senang hati jika mba kuat keinginannya untuk berpartisipasi. Memang sekarang jauhnya dimana?

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s