Agustus 2009


FILSAFAT HIDUP RASULULLAH

Ajarkan Alif Bertaqwa Ayah...

Ajarkan Alif Bertaqwa Ayah...

Saudara-saudara pembaca Web-site Madureso yang berbahagia. Marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan pengertian taqwa yang sebenar-benarnya dan seluas-luasnya, yakni melaksanakan segala perintah Allah SWT, dan meninggalkan segala larangan-larangan-Nya.

Seorang muslim yang sejati adalah apabila ia telah menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola dalam hidupnya. Kita ikuti sikap dan tindak-tanduknya, demikian pula filsafat hidupnya harus diteladani. (lagi…)

Ilustrasi

Ilustrasi

Buat kalian wahai pemuda Madureso
Kenapa setiap saat aku melihat engkau tertawa
Kenapa setiap saat aku melihat engkau terdiam
Angin apa yang membuat semua seperti itu wahai pemuda Madureso yang tangguh?
Ha..ha..ha..ha..
Jawabanmu sungguh aku ingin tertawa lepas
Seperti nyanyian angin yang berhembus cepat
Aduh..aku harus bicarakan kawan..disini
Maaf aku ungkapkan disini kawan..sekali lagi maaf.
Cinta…
Iya itu jawaban yang kalian berikan
Cinta katamu kadang membawa senyum
Adakalanya juga membawa duka
Padahal kawan…
Cinta itu terlahir suci
Karena ulah manusia yang suka mempermainkan cinta
Cinta itu menjadi kotor karenanya…
Stop berhentilah berpacaran
Karena kepribadian sesungguhnya tidak pernah akan engkau temui
Kalau kalian tidak menikah dan hidup dalam satu atap.
Bila ada cinta dihatimu pada seorang gadis
Tanyakan kepada hati terdalamu
Cinta apakah sesungguhnya
Cinta makhlukah?
Dan itu serendah-rendahnya cinta
Jangan buat gadis yang kalian puja termangu menunggu
Seriuslah dan menikahlah!

Awal mula di malam yang indah, berkumpul bersama pemuda Madureso di dalam rumah. Harapan yang selama ini didambakan, baru malam minggu tanggal 15 Agustus bisa direalisasikan. Training komputer. Betul, training komputer untuk pemuda Madureso yang mau saja. Walau jumlah peserta tidak signifikan, hanya enam orang saja, tapi antusias teman-teman luar biasa. Mereka begitu bersemangat. Siapa saja mereka yang hadir?. Ada Amad Use, Arifin atau yang dikenal Ipin, Saeful Anam, Udin Pandit, Misabahudin dan Agus Setyadi. Kita anggap mereka belajar dari Nol. Walau ada beberapa yang memang sudah familiar dengan komputer. Seperti Agus S. misalnya. Dan kekompakan yang dibangun menyimak penjelasan satu persatu yang diberikan oleh Kotarom Minami selaku instruktur sungguh luar biasa. Cepat mengerti, dan cepat mengikuti bagi mereka yang pemula. Satu jam waktu yang ditempuh mengahiri kegiatan malam itu. Walau baru dapat materi Windows dan sedikit Word tapi semua begitu berkesan, khususnya bagi kami KPPM. Kenapa?nilai kebersamaanlah yang paling penting, hasil adalah hak Alloh yang memberikan. Selamat belajar sahabat, semoga ilmu kalian bermanfaat untuk kemajuan umat.

Meredeka

Meredeka


P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan

Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., di-

selenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang se-

singkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen ‘05
Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta.

(tanda tangan Soekarno)

(tanda tangan Hatta)

Cover Film PKC

Cover Film PKC


Film Pemburu Keadilan Cinta (PKC) adalah film berdurasi sekitar satu jam yang akan menceritakan kehidupan sekelompok anak-anak Madureso. Dari kehidupan di kampung ketika masa kanak-kanak, sampai menginjak remaja, dan akhirnya harus meninggalkan kampung untuk pergi kekota. Diantara perjalana antara masa kanak-kanak kemas remaja, banyak sekali cerita disana. Ada polemik cinta masa kanak-kanak, hingga berkerak sampai dewasa. Dari perginya mereka ke kota, banyak dari anak-anak itu yang sukses. Ada yang jadi kontraktor, Boss warung padang, boss bengkel dan lain sebagainya. Dicerita ini akan diwarnai dengan perasaan cintanya Amad Use kepada gadis pujaan sejak kecilnya yang berawal tidak seindah harapan. Bagaimana perjuangan Amad Use untuk mendapatkan cinta pujaan hatinya?adakah keadilan cinta untuknya?tunggu saja filmnya di layar tancap balai desa Madureso nantinya.

Tumbuhkan Mental Pemenang

Tumbuhkan Mental Pemenang

Hari Raya Idul Fitri memang masih jauh, karena puasa bulan Ramadhan juga belum kita laksanakan. Tapi apa salahnya kalau dari sekarang, kita selaku anggota ataupun pengurus Komunitas Pemuda Peduli Madureso (KPPM) membuat konsep apa yang akan kita lakukan di kampung nanti. Kegiatan apa yang meskinya kita lakukan, untuk meminimalisir angka keinginan segenap masyarakat khususnya pemudanya untuk lebih banyak meraup dosa di hari yang Fitri. Jangan sampai mereka merayakan dengan cara hura-hura, jalan-jalan yang tidak jelas, atau mungkin bergerombol mabuk-mabukan dan sebagainya. Masa iya lebaran mabuk-mabukan?jangan salah, justru dengan hal itu bagi kawula muda kadang dijadikan hal yang membanggakan. Walau tidak semua pemuda Madureso seperti itu. Masih banyak sekali pemuda yang baik dan tidak menyentuh miras dan sejenisnya. Sekali lagi ini hanya untuk antisipasi dan meminimalisir angka kemaksiatan mungkin ya…?
Untuk itu, kami segenap Komunitas Pemuda Peduli Madureso membuat satu perlombaan TENIS MEJA perorangan (single) atau mungkin beregu (double). Lomba catur juga ada. Ramaikan dan rebutkan hadiah ratusan ribu rupiah. Untuk registrasi tidak dipungut biaya alias GRATIS. Siapapun boleh ikut tidak terkecuali bapak-bapak ataupun ibu-ibu, karena perlombaan ini sifatnya umum. Adapun tempat perlombaan Insya Alloh akan dilaksanakan di Dukuh Pangkalan, tepatnya di halaman warung/rumahnya bapak Amad Bawon. Sedangkan untuk malam harinya, akan diadakan pertemuan silaturakhmi antar pemuda sedesa Madureso, sekaligus penggalangan dana untuk kegiatan 1 Muharram 1431 Hijriah plus pemberian hadiah dan piala untuk para JUARA.
“Mungkin, masih banyak anak bangsa ini yang masih terjebak pada inlander mentality … Walaupun mungkin juga sudah banyak anak bangsa ini yang percaya diri alias PD … Tapi sepertinya kita masih perlu lebih banyak lagi anak bangsa yang memiliki : “mental pemenang” (Bapak Prihantoosa Dirut Teknosoft). Untuk itu wahai para jiwa petarung, buktikan kalau anda adalah manusia yang pantang menyerah, dan kalian harus bisa jadi pemenang dalam lomba nanti. Kami tunggu aksi-aksimu, ingat Maduresa di Pangkuanmu.